Semburat wajah tak bertepi
Hilang nanar bersama siluet padang senja
Kidung syair lidah api diatas awan hancurkan hati
Khayal diri
Jauh…tak teraih
senyummu seabad yang lalu bukan untukku
Sadari diri…
Terpaku
Kau bukan untukku
Sendiri termangu
Menunggu sosok bayang-bayang jingga
Hilang tergores hati
Tapi bukan diriku
keliru ku menunggu
Sekerat hati penuh warna
tapi bukan untukku
kau khayal…
Kini kalbu terasa terpasung
ketidak berdayaan
Kau…
hilang dari pandangan
tanpa kepastian
Akan aku raih Amulet dari Nubia
Aliran Realisme